![]() |
Cara membeli dan mengisi token listrik dengan mudah melalui aplikasi dan meteran listrik. |
Token listrik menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena lebih praktis dibanding listrik pascabayar. Namun, sering kali kita merasa token cepat habis atau tidak tahu bagaimana cara membelinya dengan harga terbaik. Nah, di artikel ini, kita akan bahas daftar harga token listrik terbaru, cara membelinya dengan mudah, serta tips supaya token listrik lebih awet.
Selain itu, kita juga akan membahas berbagai masalah umum yang sering muncul saat menggunakan token listrik serta cara mengatasinya. Dengan begitu, kamu bisa lebih nyaman dalam menggunakan listrik prabayar tanpa perlu khawatir kehabisan daya secara tiba-tiba.
Apa Itu Token Listrik?
Token listrik adalah sistem pembayaran listrik prabayar yang memungkinkan pengguna membeli daya listrik dalam bentuk pulsa atau token. Token ini berupa 20 digit angka yang dimasukkan ke meteran listrik agar listrik bisa digunakan sesuai dengan nominal yang dibeli.
Dengan sistem prabayar ini, pengguna bisa lebih mengontrol penggunaan listrik sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia. Hal ini berbeda dengan listrik pascabayar yang mengharuskan pelanggan membayar tagihan setiap bulan berdasarkan pemakaian yang sudah terjadi.
Apa Itu Token Listrik dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Ketika kamu membeli token listrik, kamu mendapatkan kode unik yang harus dimasukkan ke meteran listrik di rumah. Setelah kode dimasukkan, meteran akan memperbarui saldo listrik sesuai jumlah KWh yang kamu beli. Jika saldo habis, listrik akan otomatis mati, dan kamu harus membeli token lagi untuk menyalakannya.
Sistem ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mengontrol pengeluaran listrik dengan lebih baik. Dengan membeli token sesuai kebutuhan, kamu bisa mencegah pemborosan listrik dan memastikan penggunaan listrik tetap efisien.
Cara Membeli dan Mengisi Token Listrik
Cara Membeli Token Listrik
Membeli token listrik sangat mudah. Kamu bisa membelinya melalui berbagai cara, seperti:
Melalui ATM atau Mobile Banking
Minimarket atau konter pulsa
Marketplace dan aplikasi e-wallet
Jadi Agen Raja Pulsa
Kalau kamu ingin dapat harga lebih murah, jadi agen Raja Pulsa bisa jadi solusi! Dengan menjadi agen di Raja Pulsa, kamu bisa membeli token listrik dengan harga lebih hemat dan bahkan menjual kembali untuk mendapatkan keuntungan.
Cara Mengisi Token Listrik ke Meteran
Setelah membeli token, kamu tinggal mengisi ke meteran listrik dengan langkah berikut:
Tekan 20 digit angka token pada meteran.
Tekan tombol "Enter" atau "OK".
Jika berhasil, saldo listrik akan bertambah.
Jika gagal, periksa kembali angka yang dimasukkan.
Pastikan untuk selalu mengecek sisa saldo listrik secara berkala agar tidak kehabisan daya saat sedang dibutuhkan.
Daftar Harga Token Listrik dan Perhitungan KWh
Berikut perkiraan harga token listrik dan jumlah KWh yang didapat (harga bisa bervariasi tergantung penyedia layanan):
Token Rp20.000 → Sekitar 13-14 KWh
Token Rp50.000 → Sekitar 33-35 KWh
Token Rp100.000 → Sekitar 66-70 KWh
Token Rp200.000 → Sekitar 133-140 KWh
Token Rp500.000 → Sekitar 333-350 KWh
Harga ini bisa berbeda tergantung biaya admin dan tarif listrik yang berlaku. Semakin besar nominal yang dibeli, biasanya semakin hemat dalam hal biaya administrasi per transaksi. untuk besaran jumlah KWh bisa langsung kunjungi Web resmi PLN di web.pln.co.id
Masalah Umum Token Listrik dan Cara Mengatasinya
Token tidak bisa dimasukkan → Coba cek apakah kode sudah benar dan sesuai meteran.
Meteran menunjukkan error → Bisa jadi karena gangguan sistem, coba cabut dan pasang kembali meteran.
Saldo cepat habis → Periksa apakah ada perangkat yang menyedot daya besar tanpa disadari.
Token ditolak meteran → Pastikan kamu membeli token dengan daya yang sesuai dengan kapasitas meteran listrik di rumahmu.
Tips Hemat Token Listrik Agar Tidak Cepat Habis
Gunakan perangkat listrik seperlunya – Matikan alat elektronik yang tidak digunakan.
Gunakan lampu LED – Lampu LED lebih hemat daya dibandingkan lampu biasa.
Cabut perangkat elektronik yang tidak dipakai – Meskipun dalam keadaan mati, beberapa perangkat tetap menyedot listrik jika masih terhubung ke stopkontak.
Gunakan alat elektronik hemat energi – Pilih perangkat dengan label hemat energi untuk mengurangi konsumsi listrik.
Isi token dalam jumlah besar – Terkadang membeli dalam nominal lebih besar bisa lebih hemat karena mengurangi biaya admin yang dikenakan per transaksi.
Gunakan timer untuk alat elektronik – Timer dapat membantu mengontrol pemakaian listrik, misalnya untuk AC atau pemanas air agar tidak menyala lebih lama dari yang diperlukan.
Kurangi penggunaan alat listrik berdaya besar – Seperti setrika, water heater, atau oven listrik yang bisa menyedot daya dalam jumlah besar.
Kesimpulan
Token listrik adalah cara praktis untuk membayar listrik secara prabayar. Dengan memahami harga token, cara membeli, dan tips hemat listrik, kamu bisa lebih mengontrol pengeluaran listrik rumah tangga. Jika ingin membeli token listrik dengan harga lebih murah, coba gunakan layanan dari Raja Pulsa di Raja Pulsa Online. Selain lebih hemat, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan jika menjadi agen!
Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kamu dalam menghemat pengeluaran listrik. Selamat mencoba!